3 Fungsi Utama Software Akuntansi

Comments · 141 Views

Software akuntansi akan membuat kinerja keuangan semakin maksimal. Baik bisnis besar maupun kecil tetap saja harus memikirkan dan memaksimalkan performa bagian keuangan. Keuangan yang kurang maksimal hanya akan membuat laporan keuangan yang salah sehingga tidak bisa dijadikan tolak ukur pe

Software akuntansi akan membuat kinerja keuangan semakin maksimal. Baik bisnis besar maupun kecil tetap saja harus memikirkan dan memaksimalkan performa bagian keuangan. Keuangan yang kurang maksimal hanya akan membuat laporan keuangan yang salah sehingga tidak bisa dijadikan tolak ukur performa dari perusahaan tersebut. Misalnya saja adalah laporan laba rugi yang dibuat bagian keuangan mengalami kesalahan, maka perusahaan tidak akan bisa tahu bagaimana kondisi keuangan perusahaan yang sebenarnya. Di laporan tertulis laba namun karena perhitungan yang tidak akurat sebenarnya perusahaan mengalami kerugian. Jika hal ini terus dibiarkan tentu saja akan membuat perusahaan mengalami kerugian yang tidak sedikit. Oleh sebab itulah tidak boleh mengabaikan bagian keuangan ini. Agar tidak terjadi kesalahan fatal gunakanlah software khusus akuntansi

 

Fungsi Software Akuntansi

Untuk bisa mendapatkan software terbaik penting bagi Anda memahami dan mempelajari fitur-fitur yang ada pada setiap software yang ditawarkan kepada Anda. Banyak paket software yang menawarkan berbagai macam fitur menarik seperti perhitungan gaji, pencatatan faktur, tersedia versi mobile, dan lain sebagainya. Namun jika Anda sebagai pebisnis pemula atau bisnis kecil tidak harus menggunakan semua fitur tersebut. Cukup memilih software khusus akuntansi yang memiliki tiga fungsi utama seperti berikut ini:

  1. Mencatat invoice

Fitur pencatatan dan juga pengiriman invoice atau faktur ini menjadi fitur penting bagi semua bisnis. Dengan sistem pencatatan seperti ini akan memudahkan dan mempercepat proses pekerjaan akuntansi perusahaan Anda. Bayangkan jika Anda membuat dan juga mencatat faktur dengan cara manual dipastikan pekerjaan di bagian keuangan Anda keteteran. Dengan software akuntansi, pengiriman faktur bisa dilakukan melalui surat elektronik dibandingkan dengan mengirim faktur melalui pos atau kurir tersebut tentu hal itu akan memudahkan pekerjaan akuntansi di perusahaan Anda. Tidak hanya itu saja pembayaran berbagai macam tagihan, pelunasan hutang akan bisa dilakukan oleh semua software tersebut. Anda bisa mengatur pembayaran yang sudah terintegrasi dengan bank yang akan Anda gunakan, pelunasan tagihan pun bisa tercatat dengan otomatis.

  1. Mengendalikan pengeluaran

Banyak pebisnis pemula yang mengalami kecolongan dalam menjaga maupun mengendalikan pengeluaran bisnis misalnya melakukan pembayaran dan pembayaran yang terus dilakukan tanpa harus melihat jumlah kas perusahaan yang lebih tersedia. Yang lebih fatal adalah pebisnis pemula tidak tahu apa yang menyebabkan bisnisnya mengalami kerugian. Dengan software tersebut Anda akan bisa meninjau setiap pengeluaran yang perusahaan keluarkan.

  1. Menjaga dan mengawasi modal perusahaan

Fungsi utama software akuntansi yang terakhir adalah menjaga dan juga mengawasi modal perusahaan. Hal ini tidak kalah penting karena modal menjadi hal fundamental bagi operasional bisnis. Anda harus bisa mudah dalam mengakses perubahan modal. Tentunya software akuntasi tersebut harus memiliki fitur yang bisa membantu Anda dalam mengetahui perubahan modal terkini. Selain itu software juga bisa membantu Anda dalam mengetahui modal yang Anda investasikan ke bisnis.

 

Untuk pemula, Anda bisa memilih software akuntansi yang memiliki tiga fitur utama tersebut, jika bisnis sudah berkembang menjadi lebih besar barulah Anda mempertimbangkan fitur lainnya yang lebih kompleks dan canggih sesuai dengan kebutuhan perusahaan.

 

Baca Juga: 5 Fungsi yang Harus Ada di Software Akuntansi

Comments